Pages

Sabtu, 07 Mei 2016

Rekap Medali Bulutangkis di April 2016

Tabulated below are the Superseries performances based on country (wikipedia.org)
Tabulated below are the Grand Prix performances based on country (wikipedia.org)

Kabar gembira untuk Kita semua, Medali Superseries kini bertambah Tiga (Baca pake nada iklan kulit manggis). Yups, Jumlah medali Superseries sekarang sudah terkumpul 5 Medali. Setelah tahun lalu dalam 12 bulan hanya terkumul 4 Medali, awal tahun ini dalam 4 bulan sudah terkumpul 5 Medali.

30 hari dalam bulan April ini total terkumpul 1 Emas Superseries Premier dan 2 Emas Superseries dari tujuh ajang yang diikuti Tim Profesional (Klub) dan Tim Pelatnas. Hasil tersebut tentunya berdasarkan jadwal yang tertera di bwfbadminton.org.

Total Medali Tim Indonesia hingga bulan ke-empat 2016, 1 Piala Kejuaraan Tim Asia dan 12 Medali Emas.

SS/SSP
5
GP/GPG
3
IS/IC
3
Junior Events
1

This is recap Indonesian medal in April!

Kalender dibulan April

Continental Championships (CC)

Winner
Runner Up
-
1

Kejuaraan Asia yang setara dengan Kelas Superseries, tahun ini berlangsung di Wuhan, China. Setelah tahun lalu sepi pengunjung (baca: Atlet) dan banyak yang berstatus WDN, kejuaraan ini ramai kembali, karena poin yang didapatkan cukup bisa untuk mendongkrak Poin Race To Rio.

Untuk beberapa pemain, poin ini sangat berpengaruh walaupun beberapa harus gagal, seperti pasangan Naoko Fukuman/Kurumi Yonao (JPN) harus gagal memenuhi Poin Olimpik karena kalah dari seniornya Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (JPN) dibabak Final. #KirimSemangatUntukFukuYo

Padahal di babak Semifinal bikin rekor bareng Greysia/Nitya (WD) untuk mencetak sejarah baru sebagai pertandingan terpanjang yang pernah terjadi didunia, yakni 2 Jam 41 Menit (161 menit).

Pas ada selisih dua angka di Game ke-3, cuma satu kata, Akhirnya..... (Kalo kata Ariel Noah, Perjuangan Kalian Luar Biasa)

Ok, Back to Rekap Medali. Bagi Tim Indonesia sendiri, Dong Feng Citroen Badminton Asia Championships 2016 tidak memengaruhi jumlah Tiket Olimpiade. Hasil terbaik diraih berbeda dari tahun sebelumnya yang berhasil meraih 1 gelar Juara (Tontowi/Liliyana) dan 1 Runner Up (Ahsan/Hendra). Tahun ini pencapaian Tim Indonesia pada ajang ini adalah 1 gelar Runner Up.

Perhelatan yang memiliki total hadiah USD 200.000,- ini menempatkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (XD) sebagai Finalis. Pada partai Final, Owi/Butet terpaksa menyerahkan tahta ditahun sebelumnya kepada Zhang Nan/Zhao Yunlei (CHN) dalam 3 Set 21-16 9-21 17-21.

Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad, Zhao Yunlei/Zhang Nan, Kim Ha Na/Ko Sung Hyun, dan Shin Baek Cheol/Chae Yoo Jung (Ka/Ki)

BWF World Superseries (SSP dan SS)

Winner
Runner Up
3
-

Bulan ini gelaran Superseries singgah di Tenggara Asia. Tiga gelar Superseries berhasil dibawa pulang dari sektor Tunggal Putra, Ganda Putri, dan Ganda Campuran.

Celcom Axiata Malaysia Open menjadi ajang Comeback Tontowi Ahmad/Liliyana/Natsir (XD). Mereka berhasil meraih Juara dari ajang yang berhadiah USD 550.000,-. Babak puncak dilalui mereka dengan menumbangkan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (MAS) 23-21 13-21 21-16.

Tahun sebelumnya Tim Indonesia juga membawa 1 gelar lewat pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan untuk Tim Ganda Putra.

Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dan Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad (Ka/Ki)

Dua gelar lainnya datang dari OUE Singapore Open. Perhelatan yang menyediakan hadiah uang USD 350.000,- ini menempatkan Sony Dwi Kuncoro (MS) dan Nitya Krishinda Maheswari (WD) menjadi Kampiun.

Gelar Sony, menjadi gelar satu-satunya dari segala kelas turnamen BWF yang diikuti Tim Tuggal Putra Indonesia selama empat bulan ini. SALUT untuk Sony dengan segala perjuangannya kembali merasakan podium Superseries. Singapore seperti membawa kebaikan untuk Tim Bulutangkis Indonesia. Setelah Lin Dan dihentikan di Semifinal, Son Wan Ho (KOR) menjadi korban Sony di partai Final dengan skor 21-16 13-21 21-14.

*Sejak babak awal Lin Dan selalu mengalahkan pemain Indonesia. Ihsan di R1, Jonatan di R2, dan Tommy di Perempat Final.

Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii mempersembahkan gelar ke lima Superseries untuk Tim Indonesia.Tanpa keringat di partai final, Nitya/Greysia langsung ber-tittle Juara, karena Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (JPN) memilih mundur, akibat cedera yang dialami Misaki saat babak Semifinal.

Son Wan Ho dan Sony Dwi Kuncoro (Ka/Ki)
Ayaka Takahashi/Misaki Matsutomo, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, dan Tim Singapore Open

Grand Prix Gold (GPG)

Winner
Runner Up
-
-

Bulan ini sama seperti bulan sebelumnya belum ada tambahan gelar GPG. Satu ajang Grand Prix Gold di Jiangsu, China, belum menyumbangkan medali.

Perhelatan yang berlangsung di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium ini memerebutkan total Prize Money USD 150.000,-. Perjalanan terjauh Tim Indonesia lewat pasangan Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri (WD) hingga babak Semifinal. Luo Ying/Luo Yu (CHN) mengkandaskan Della/Rosyita dengan skor 9-21 11-21 di Semifinal.

Pada tahun 2015, Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja (XD) menempati posisi Runner Up pada ajang ini.


International Series (IS) dan International Challenge (IC)

Winner
Runner Up
-
-

Selain belum adanya tambahan gelar Grand Prix, pada kelas International Series/Internatioanl Challenge pun belum menambah medali yang didapatkan. Gelaran Finnish Open 2016 (IC) dan Victor Dutch International 2016 (IS) belum berpihak kepada Pasukan Bulutangkis Indonesia.

Vantaa, Finland, menjadi singgahan berikutnya diajang International Challenge. Perhelatan yang berlangsung di Energia Areena dengan Prize Money USD 17.500,-  menempatkan Aprillia Yuswandari (WS) sebagai pemain yang melangkah paling jauh. April harus gugur di babak Perempat Final setelah kalah dari Rei Nagata (JPN) 21-13 16-21 12-21.

Sedangkan International Series bulan ini dipertandingan di VELO hal, Wateringen, Netherland. Pertandingan dengan Prize Money USD 10.000,- ini, diikuti Senatria Agus Setia Putra dan Asuro Rizko. Senatria mewakili Tunggal Putra dan Asuro mewakili Ganda Putra dengan berduet campuran negara dengan pasangannya Florent Riancho dari Perancis.

Sentria sendiri harus gugur dibabak Kualifikasi dan Asuro/Florent gugur dibabak Semifinal setelah kalah dari Frederik Aalestrup/Mathias Moldt Baskjaer (DEN) 7-21 13-21. Perhelatan tahun sebelumnya di 2015, menempatkan Maziyyah Nadhir (WS) dan pasangan Campuran Indonesia Jerman Maziyyah Nadhir/Ari Tristanto (XD) di babak Perempat Final.


Junior Tournament (Junior International Series)

Winner
Runner Up
-
-

Yonex Italian Junior 2016 menjadi singgahan para junior selanjutnya, setelah di Thailand bulan Januari. Tahun 2015 lalu, Tim Junior Indonesia berhasil meraih 3 gelar Juara dan 2 Runner Up di ajang ini lewat pasukan PB Djarum. Di tahun ini, Indonesia hanya mengirimkan dua wakil, dan perjalanan terjauh ialah hingga babak Perempat Final.

Pertandingan yang berlangsung di Palabadminton, Milan, Italia, ini hanya diwakili Tri Haryanto (MS) dan Johanes Aldi Djunaedi/Fenta Age Prasetya (MD). Johanes/Fenta harus tersingkir diputaran satu (R1), dan Tri Haryanto harus tersingkir dari Kittipong Imnark (THA) 12-21 12-21 di Perempat Final.



“Gua latihan bukan karena gua seneng latihan, tapi gua latihan karena gua seneng menang” – Pandji Pragiwaksono via vidio.com

“Saya bangun jam 05.00 WIB. Ayah naik sepeda, saya berlari. Semula jarak lari 1 km kemudian 10 km. Saya menempuh jarak 10 km dalam waktu 1 jam. Selama 10 tahun saya digembleng dengan cara seperti ini” Cerita Rudy Hartono kepada tribunnews.com saat usianya delapan tahun



Upcoming events

02-07 Mei
Djarum Sirkuit Nasional Premier Li Ning Jakarta Open – Jakarta
09-15 Mei
Walikota Surabaya Victor International Series – Surabaya
09-15 Mei
Walikota Surabaya Victor Open 2016 - Surabaya
12-15 Mei
Slovenia International 2016
15-22 Mei
Total BWF Thomas & Uber Cup Finals
17-22 Mei
Smiling Fish International Challenge
23-28 Mei
Milo School Competition II U.15 U.13 – Cirebon
30 Mei-5 Jun
BCA Indonesia Open – Jakarta
31 Mei-5 Jun
Ciputra Hanoi Yonex Sunrise Vietnam International Challenge 2016



 Sumber: bwfbadminton.org, badmintonindonesia.org, wikipedia.org
Sumber foto: badmintonindonesia.org

Tidak ada komentar:

Posting Komentar