Pages

Senin, 07 Desember 2015

Latihan Terbaik Untuk Mengurangi Nyeri Lutut

#Repost

Cara cerdas cegah dan Obati Nyeri Lutut – Sindrom nyeri patellofemoral

Apakah itu nyeri patellofemoral?

Nyeri patellofemoral merupakan masalah lutut yang sering dijumpai. Gejalanya adalah nyeri dibawah atau disekitar tempurung lutut. Nyeri bertambah pada saat sedang beraktifitas atau berdiri setelah duduk pada waktu yang lama. Nyeri dapat terjadi pada satu lutut atau keduanya.

Penyebab utama nyeri patellofemoral tidak diketahui. Mungkin disebabkan adanya perubahan pada cara tempurung lutut (patella) bergerak pada alur ditulang paha (femur).

Apa yang dapat saya lakukan untuk membuat lutut saya membaik dan berkurang nyerinya?

- Istirahat dari aktifitas fisik yang menyebabkan banyak tekanan pada lutut seperti jongkok-berdiri (squat), naik-turun tangga ataupun berlari. Bila Anda ingin tetap beraktifitas cobalah berenang, sepeda statis atau aktifitas lain yang lebih ringan. Bila lutut Anda sudah membaik, Anda dapat kembali ke aktifitas sebelumnya. Tetapi lakukan secara bertahap.

- Latihan yang ada di-post ini dapat membantu menguatkan otot-otot dan mengurangi nyeri dilutut Anda. Tiap latihan membutuhkan waktu beberapa menit. Lakukanlah 2 kali sehari. Dokter akan menganjurkan latihan mana yang tepat untuk Anda. Dua yang pertama adalah yang paling terpenting, karena akan menguatkan otot paha quadriceps lah yang mengatur pergerakan tempurung lutut Anda.

- Ganti Sepatu Anda dengan sepatu yang baru atau yang lebih nyaman dipakai. Cara berjalan yang benar dan sepatu yang baik dapat membantu mengurangi nyeri lutut. Penyangga lengkungan kaki (arch support) yang dijual di toko sepatu dapat membantu dan harganya relative terjangkau. Sebaiknya Anda menunjukan sepatu yang dipakai sehari-hari kepada dokter.

- Kompres es lutut Anda 10-20 menit setelah beraktifitas. Ini dapat mengurangi nyeri dan mempercepat penyembuhan. Obat-obatan penghilang nyeri yang dijual bebas mungkin dapat membantu mengurangi keluhan. Sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan ini.

Bila tidak berkurang dalam waktu 3-4 minggu periksalah ke dokter.

Bagaimana cara pengobatannya? 

Biasanya pemberian es dilutut, perubahan aktifitas dan mengikuti program fisioterapi bekerja dengan baik. Program fisioterapi yang dilakukan bertujuan untuk menguatkan otot dan meningkatkan kelenturannya. Taping lutut atau penggunaan bantalan sepatu (insole) cukup membantu untuk beberapa pasien. Pengobatan dapat memakan waktu bulanan sampai nyeri hilang.

Latihan untuk mengurangi nyeri lutut

Bersabarlah! Tetaplah berlatih sampai keluhan nyeri lutut berkurang. Nyeri patellofemoral kadang sangat sulit disembuhkan dan tidak dapat sembuh dalam semalam. Beberapa orang kadang dapat membaik dengan cepat. Biasanya membutuhkan waktu selama 6 minggu atau lebih supaya lutut Anda benar-benar membaik. Anda akan jarang kambuh bila terus menjaga bentuk tubuh dan disiplin melatih otot quadriceps Anda dan jangan melakukan perubahan latihan fisik mendadak.

Ada beberapa jenis latihan yang dapat membantu mengurangi nyeri lutut Anda. Setelah Anda melakukan semua latihan yang ditunjukkan dibawah ini, baliklah posisi Anda dan latihlah kaki sebelahnya, sehingga kedua lutut mendapat keuntungan dari latihan ini. (*klik gambar untuk tayangan gambar lebih jelas)

1. Quadriceps strengthening: isometrics. Posisikan diri Anda seperti gambar dibawah ini. Luruskan kaki kanan dan tahan selama 10-20 detik kemudian kendurkan / rileks. Ulangi 5-10 kali.


2. Quadriceps strengthening: straight leg lift. Posisikan diri Anda seperti gambar dibawah. Angkat kaki kanan setinggi ibu jari kaki kiri kemudian tahan selama 5-10 detik. Turunkan kaki Anda perlahan selama beberapa detik. Ulangi 5-10 kali.

 
3. Iliotibial band and buttock stretch. Posisikan diri Anda seperti gambar dibawah. Putar badan Anda ke kanan dan gunakan lengan kiri untuk mendorong paha atas kanan. Anda akan merasa otot pantat kanan dan otot disisi luar dari paha atas kanan Anda teregang. Tahan selama 10-20 detik. Ulangi 5-10 kali.


4. Iliotibial band stretch. Posisikan diri Anda seperti gambar dibawah, dengan kaki kanan menyilang didepan kaki kiri. Satukan kedua telapak tangan dan arahkan ke lantai. Anda akan merasakan peregangan disisi luar dari paha atas kiri. Tahan selama 10-20 detik. Ulangi 5-10 kali.


5. Hamstring stretch. Posisikan diri Anda seperti gambar dibawah. Tekuk lutut kiri, tahan dengan kedua tangan untuk menjaganya tetap stabil. Luruskan kedua kaki sampai Anda merasakan adanya regangan. Tahan selama 5-10 detik dan ulang 5-10 kali.


6. Hip adductor strengthening. Posisikan diri Anda seperti gambar dibawah. Pada saat duduk, cepitlah bola karet diantara kedua lutut selama 5-10 detik. Ulangi 5-10 kali (Bila Anda tidak memiliki bola, letakkan kedua tangan diantara lutut dan cepitlah).

7. Hip abductor strengthening. Posisikan diri Anda seperti gambar dibawah. Berdirilah dengan kaki kiri dengan lutut sedikit ditekuk. Perlahan tekuk kaki kanan sampai 30 derajat, tahan selama beberapa detik dan perlahan turunkan kaki Anda. Kemudian luruskan kedua kaki Anda. Ulangi 10 kali. Jaga pinggang Anda tetap stabil dan tidak miring. Jaga lutut Anda supaya tidak berputar kearah dalam.


8. Hip and buttock stretch. Posisikan diri Anda seperti gambar dibawah, dengan kaki kiri berada diatas kaki kanan dan letakkan tangan Anda diatas lutut kiri. Tarik lutut kearah tubuh dan duduklah dengan tegak. Tahan selama 20 detik kemudian istirahat selama beberpa detik. Ulangi 6 kali.


9. Calf stretch. Posisikan diri Anda menghadap ke tembok seperti gambar dibawah. Tahan tumit kiri Anda tetap menempel pada lantai dan rasakan regangan pada sisi belakang kaki. Tahan selama 10-20 detik, ulangi 6-10 kali.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar